BeritaKetenagakerjaan

Siswa Admin dan Menjahit Ikuti FMD

Siswa Admin dan Menjahit Ikuti FMD. Dinperinaker. Setelah resmi menjadi siswa pelatihan berbasis kompetensi di UPT Balai Latihan Kerja, para peserta pelatihan harus mengikuti program pembentukan karakter yang bertujuan untuk membentuk karakter siswa menjadi calon tenaga kerja profesional. Dalam pelatihan berbasis kompetensi, menganut prinsip 3 pilar yaitu Pengetahuan (Knowledge), Ketrampilan (Skill) dan Sikap (Attitude). Pilar ke 3 adalah pilar paling berat yang harus dibentuk selama proses pelatihan. Jika pengetahuan dan keterampilan dapat dipelajari dengan berbagai sumber belajar dan referensi teknis, dan secara volume dapat terukur baik target maupun pencapaiannya, maka attitude adalah hal abstrak yang hanya bisa dibuktikan melalui olah sikap tingkah laku, kebiasaan dan etos kerja.

Berbagai usaha dilakukan agar calon tenaga kerja atau siswa pelatihan memiliki attitude yang baik. Dimulai dari hal – hal kecil dan remeh seperti cara berpakaian, cara berkomunikasi, dan bagaimana menjalankan tugas kewajibannya, apakah sudah sesuai norma yang berlaku? Hal ini baru akan terbentuk jika siswa sendiri memiliki motivasi kuat untuk merubah dirinya menjadi lebih baik. Dimulai dari ketegasan, pembiasaan dan pembentukan karakter Fisik, Mental dan Disiplin, diharapkan siswa dapat menjadi tenaga kerja yang produktif, santun dan berkepribadian.

Narasumber kali ini adalah Pembantu Letnan Satu (Peltu) Senen, dari Koramil 01 Purworejo. Dengan disiplin ala militer, dan brainstorming motivasi kepada siswa, peserta pelatihan kejuruan administrasi perkantoran dan kejuruan menjahit lanjutan mengikuti FMD dengan baik di pagi yang cerah.

Siswa Admin dan Menjahit Ikuti FMD
Siswa Admin dan Menjahit Ikuti FMD

Kegiatan outdoor dapat memberi banyak manfaat yang baik bagi kesehatan. Sinar matahari menghangatkan badan, meningkatkan imunitas tubuh dan mematikan kuman penyakit yang tersembunyi di badan maupun pakaian. Peltu Senen memimpin gerakan senam ringan, dilanjutkan dengan Peraturan Baris Berbaris, pemberian motivasi dan istirahat. Peserta pelatihan selanjutnya mendapatkan fasilitas berupa minuman hangat dan vitamin untuk menjaga kondisi tubuh, dan mencegah tertular penyakit – penyakit yang bertebaran di sekeliling mereka.

Setelah sesi FMD ditutup, para peserta kembali ke kelas masing – masing untuk mengikuti briefing materi kejuruannya.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *